Dia yang gemar membaca sering
diidentikkan dengan pribadi yang pendiam dan membosankan. Padahal banyak
kelebihan yang dimiliki oleh mereka yang mencintai buku. Mau tahu apa alasannya
kamu harus mempertimbangkan dia yang kerap membenamkan wajah diantara tumpukan
kertas untuk mengisi hatimu?
1. Dia Bisa Menemukan Kenyamanan
Dalam Hal Sederhana
Saat orang lain harus jalan-jalan
ke mall atau berdiam diri di depan gadget mahal
untuk menemukan kenyamanan, dia tahu bahwa ada cara lain yang lebih sederhana
untuk merasa cukup. Seseorang yang gemar membaca buku tahu bahwa kebahagiaan
justru kerap datang dari hal-hal kecil.
Hanya dengan buku di genggaman
tangan dan waktu luang untuk tenggelam didalamnya, orang ini akan diam dan bisa
menikmati waktunya. Bukan keriuhan dan kepemilikan materi yang dicari,
melainkan rasa puas dari hal yang memang disukai.
2. Pengetahuannya Pasti Luas
Gemar membaca buku membuat
pengetahuannya luas. Dia bisa tahu bagaimana seluk-belukPERDAGANGAN
senjata sekaligus menikmati
anehnya plot Murakami disaat bersamaan. Bersama dia kamu akan terkaget-kaget
saat mengetahui betapa luasnya pemahaman yang dia miliki.
Pengetahuannya yang luas memberikan
warna unik bagi hubungan kalian. Walau belum pernah ke suatu tempat, dia sudah
bisa menjelaskan dengan detail bagaimana topografi tempat yang ingin kalian
kunjungi. Meskipun belum pernah dengar sebuah lagu, dia justru bisa bercerita
tentang sejarah band yang memainkannya.
Semua pengetahuan tersebut
didapatkan dari membaca buku.
3. Kamu Tidak Perlu Takut Kehabisan
Bahan Pembicaraan
Sering aneh gak sih kalau sedang
ngobrol sama pacar terus tiba-tiba kehilangan bahan pembicaraan dan
merasa zonk? Hal ini sering terjadi jika kamu dan pasangan punya
ketertarikan yang berbeda. Mau ngomongin kesukaan dia, takut gak nyambung.
Kalau bicara soal hobimu, dia juga gak begitu paham.
Nah, menjalin hubungan dengan dia
yang gemar membaca buku bisa menghindari momen canggung diatas. Meskipun dia
tidak memahami hobi dan kegemaranmu tapi selama ada buku yang bisa
menjelaskannya kamu tinggal berikan saja padanya dan mintalah dia untuk
membaca.
Tidak hanya rela membaca untuk
memahamimu, tidak jarang dia sudah mengetahuinya lebih dulu. Kegemaran post-crossing mu
itu memang masih awam di telinga orang kebanyakan, tapi dia sudah menemukannya
beberapa tahun lalu di novel yang dibacanya.
4. Orang yang Suka Membaca Biasanya
Lebih Peka
Dia terbiasa menyimpulkan arti
dibalik kata-kata yang tersirat. Dari satu larik kalimat sederhana dia bisa
menyimpulkan berbagai kemungkinan yang muncul dalam naskah drama Orwell yang
sedang dibaca. Kata-kata tidak serta merta diperlakukan secara harfiah, dia
bisa memahami bahwa selalu ada maksud lain dibalik perkataan yang kamu ucapkan.
Menjalin hubungan dengan dia yang
gemar membaca membuat kamu tidak perlu lagi khawatir maksudmu tidak tersampaikan.
Dia yang biasa mengartikan arti dibalik sebuah kalimat tentu bisa memahami apa
yang sedang kamu rasakan. Mau ngomong pakai bahasa kode pun, dia akan bisa
menangkap maksud dibaliknya.
5. Bacaan Memberinya Pandangan
Tentang Hidup yang Tidak Sekedar Hitam-Putih
Orang yang tidak banyak pengalaman
berinteraksi dengan orang lain cenderung memandang hidup dari kacamata
hitam-putih. Keringnya pengalaman membuat dia merasa bahwa apa yang dilakukan
paling benar, sementara hal yang berseberangan dengan nilainya dengan mudah
dicap salah.
Pribadi yang gemar membenamkan
dirinya dalam keasyikan membaca buku akan lebih bijaksana menghadapi perbedaan.
Ketika ada hal yang tidak sejalan dengan nilai yang dianut, dia tidak akan
serta merta menyalahkan hal tersebut. Pemahaman yang dimiliki dari banyak
membaca buku akan lebih membuka matanya.
6. Dari Membaca, Dia Sudah Tahu
Banyak Tentang Berbagai Dinamika Hidup
Menghadapi peliknya masalah
keluarga? Mencari jalan keluar dalam sebuah konflik pertemanan? Bijak menyikapi
friksi di dunia kerja? — semua hal itu sudah dia ketahui sebelum
benar-benar dihadapi di depan mata. Walau belum pernah mengalami sendiri,
buku-buku yang dibacanya memberinya pengetahuan tentang berbagai permasalahan
hidup.
Membaca membuat pasanganmu jadi orang
yang lebih kaya pengalaman hidup. Buku bacaannya secara tidak
langsung membuka mata, hidup tidak selamanya akan baik-baik saja. Dari berbagai
kisah yang dilakoni oleh karakter dalam buku yang dibawanya kemana-mana itulah
dia belajar banyak soal hidup.
7. Orang yang Gemar Membaca Akan
Lebih Bijaksana
Semakin luas bacaan dan pengetahuan
seseorang maka akan semakin dalamlah pemikiran dan kebijaksanaan yang
dimilikinya. Menjalin hubungan dengan dia yang gemar membaca akan membuatmu
nyaman. Dia sudah terbiasa menemukan perbedaan karakter dan perbedaan pola
pikir dalam berbagai bacaan yang dilahap.
Kebijaksanaan memang tidak akan
pernah datang dari jalan-jalan ke mall atau nonton bioskop
setiap ada film baru. Pemahaman mendalam tentang hidup justru bisa disarikan
dari kegiatan duduk diam sambil mengkhidmati baris tulisan yang memberi banyak
pelajaran hidup.
8. Pasanganmu Tentunya Inspiratif
Menjalani hubungan romantis dengan
dia yang lebih sibuk membaca buku dibanding memelototi layar digital akan kerap
membuatmu ternganga kagum. Bagaimana tidak, kadang ditengah perbincangan ringan
senja hari kalian tiba-tiba bisa keluar satu baris kalimat dari buku yang
sedang dia baca.
Bayangkan saja, ditengah kegalauanmu
tentang makin sedikitnya teman kuliah yang belum lulus dia bisa dengan kalemnya
mengutip line dari The Marriage Plot untuk membuatmu tetap
semangat berjuang menyelesaikan skripsi seorang diri:
“In a
crisis, it’s easier to survive as a single cell.”
Atau ketika kamu sedang kesal karena
ada rekan kerjamu yang sangat oportunis dalam sebuah proyek. Dia akan dengan
ringannya mengeluarkan kutipan tentang betapa manusia memang terlahir serakah,
dan sifat dasar itu memang harus dimaklumi:
“We’re the
man clutching the branch. Death awaits us. There is no escape. And so we
distract ourselves by licking whatever drops of honey come within our reach.”
Kalimat-kalimat random penuh
inspirasi darinya akan memenuhi hari-harimu. Jadi pengingat yang penuh tamparan
bagimu dalam menjalani hari.
9. Membaca Akan Membuatnya Lebih
Mudah Mengekspresikan Diri
Pernah gak sih kamu bingung saat
menjalin hubungan dengan dia yang kaku dalam mengungkapkan apa yang
dirasakannya? Dia tidak bisa menerjemahkan apa yang ada di hatinya kedalam
kata-kata. Sementara kamu bukan pembaca pikiran.
Banyak membaca, secara tidak
langsung akan membuat seseorang punya perbendaharaan ekspresi yang lebih
banyak. Dalam kisah yang banyak dinikmati selama ini dia sudah banyak
menghadapi karakter dengan berbagai luapan emosi uniknya. Ini akan
memengaruhinya untuk bisa lebih ringan mengungkapkan apa yang sedang dia
rasakan.
Dia yang gemar membaca akan lebih
artikulatif dalam menyampaikan perasaannya. Jika menjalin hubungan dengan orang
yang jangkauan literaturnya luas, kamu tidak lagi perlu khawatir harus repot
jadi cenayang untuk tahu apa yang sedang pasanganmu rasakan dan pikirkan.
10. Punya Banyak Kalimat Manis,
Tapi Jauh Dari Kesan Gombal
Jangan khawatir malu karena disapa
dengan panggilan yang cheesy dan enggak banget di media
sosial. Orang yang suka membaca pasti punya perbendaharaan kata yang kaya, dan
dijamin membuatmu terbang kegirangan sampai langit ke-7.
Gimana gak luluh coba kalau kamu
tidak sekedar dipanggil dengan sebutan “Sayang” atau “Babe” tapi
justru dipanggil “Mi Querida” (bahasa Spanyol, artinya
sayang)?. Uniknya panggilan tentu akan makin membuat hubungan jadi hangat.
Dalam hubungan yang melibatkan orang
yang suka membaca, bukan hal aneh juga jika dia secara ajaib mengungkapkan
kalimat yang artinya sangat menyentuh ditengah perbincangan kasual kalian.
Seandainya kamu dan dia sedang
pamitan pulang padahal masih enggan berpisah, kata-kata ini bisa muncul di
layar ponselmu selepas dia sampai di rumahnya:
“If I hadn’t
left at that moment, I knew I would have stayed forever.” – Lone Wolf,
Jodi Picoult
Mau pingsan nggak tuh kalau tiap
hari digituin? Nggak gombal, tapi justru manis banget kan?
11. Pengetahuannya Bisa Membantumu
Menyelesaikan Masalah
Pada akhirnya, dia sudah banyak
mengakrabi jenis cerita dan plot unik di berbagai buku
bacaannya. Dari membaca dia tahu bahwa setiap masalah dapat ditelusuri untuk
menemukan jalan keluar. Tidak ada permasalahan yang terlalu berat jika terus
dijalani dengan kepala dingin dan niat baik.
Hal itu tidak hanya berguna bagi
kehidupannya, tapi juga bisa membantumu untuk menjalani hidup yang tentu tidak
lepas dari masalah. Ketika dihadapkan pada berbagai keputusan rumit, pasangan
yang gemar membaca akan mudah diajak berdiskusi.
Tidak hanya jadi tempat berbagi, dia
juga akan mampu memberikan masukan dari berbagai sudut pandang. Ibaratnya
nih, dia sudah punya literatur dan catatan kaki yang bisa kembali ditili setiap
menghadapi masalah. Bukan tidak mungkin pengetahuannya itu juga akan berguna
untukmu kan?
12. Menjalani Segala Sesuatu Lewat
Proses Adalah Hal yang Sangat Dipahaminya
Dalam membaca, dia sudah mafhum
kalau segala sesuatu harus dimulai dari prolog-pengenalan
karakter-konflik-sebelum kemudian mencapai ending. Tidak ada
buku yang langsung menawarkan akhir yang menyenangkan di awal cerita.
Dia sudah terbiasa bergelut dengan
konflik yang membuatnya gemas. Plot-twist juga bukan jadi hal
yang asing lagi baginya. Namun semua rasa penasaran dan kegeraman akan akhir
yang sudah ditunggu itu tidak membuatnya menyerah.
Pasanganmu yang benar-benar suka
membaca akan dengan sabar menuntaskan cerita yang sudah dimulainya, sampai
benar-benar mengetahui bagaimana akhir yang dituliskan oleh sang pengarang.
Proses membaca membuatnya jadi pribadi yang lebih sabar dalam menjalankan
segala sesuatu.
Dia sangat memahami bahwa akhir
tidak akan tercapai tanpa proses panjang membangun kerangka cerita dan berbagai
konflik didalamnya. Kalau kamu anti banget sama pasangan yang kerap
menggampangkan segala sesuatu dan hanya mau bekerja dengan instan, maka dia
yang gemar membaca cocok banget jadi pasangan idealmu.
13. Dia Tahu Bahwa Akhir Tidak
Selalu Bahagia
Dari berbagai buku yang telah
dilahapnya, dia sangat sadar akan akhir yang tidak selamanya bahagia. Ada jenis
akhir cerita yang menggantung dan menyisakan penasaran bagi pembaca, ada pula
akhir cerita yang justru berkebalikan dari ekspektasi yang selama ini
diharapkan.
Beragamnya akhir cerita yang sudah
pernah dibacanya membuat pasanganmu bisa berbesar hati ketika ada hal yang
berjalan tidak sesuai harapan. Hidup hanya harus tetap dijalani, meski
kelak titik yang dicapai di ujung hari tidak selalu sesuai kata hati.
14. Loyalitasnya Tidak Lagi
Diragukan
Perhatikan deh, betapa pasanganmu
sangat loyal terhadap penulis kesukaannya. Dia rela menyisihkan uang untuk
membeli sekuel novel yang selama ini digandrunginya. Setiap penulis
kesayangannya mengeluarkan karya baru, dia juga dengan enteng merogoh kantung
untuk jadi pembeli pertama.
Pecinta buku akan sangat loyal
terhadap penulis yang sudah dianggap memenuhi ekspektasinya. Kalau sama penulis
yang hanya dikenal lewat karya saja dia bisa loyal, bagaimana dengan kamu yang
dia kenal secara pribadi dan menyentuh hatinya?
Loyalitas pecinta buku tidak lagi perlu
diragukan. Saat dia sudah menemukan seseorang atau sesuatu yang memang disukai,
dia tidak akan ragu-ragu lagi mengerahkan seluruh kemampuan untuk memperoleh
hal tersebut. Dan mendukung penciptanya. Bayangin dong kalau orang seloyal ini
bisa jadi pasanganmu.
15. Dia Punya Jiwa Romantis Dan Jiwa
Petualang Dalam Satu Badan
Disatu sisi, dia yang gemar membaca
akan punya bagian romantis dan hangat dalam dirinya. Sisi romantis ini
terbentuk dari bacaan yang banyak menyentuh hatinya. Namun jangan kira pasangan
yang gemar membaca hanya akan jadi pendamping yangmellow dan menye-menye.
Jangan salah, pasanganmu yang
mencintai buku justru punya sisi petualang yang sangat menggelegak dalam
tubuhnya. Bedanya, sisi itu tidak terlihat secara kasat mata seperti pada
penggila olahraga outdoor seperti pendaki gunung. Dia
melampiaskan petualangannya lewat bacaan.
Dia tidak akan keberatan membaca
buku dari berbagai genre. Baginya pengetahuan bisa datang dari
mana saja. Pacaran sama orang yang suka baca seakan memberimu paket lengkap:
sifat romantis dan petualang bisa kamu dapatkan dalam satu pribadi.
16. Bersamanya, Kamu Akan Selalu
Haus Pengetahuan Baru
Orang yang menggemari buku setara
dengan dia yang mencintai ilmu. Artinya, dia tidak akan cepat merasa puas
sampai keingintahuannya benar-benar terjawab lunas. Semakin banyak membaca,
semakin tinggi pula rasa ingin tahu yang ingin ia puaskan.
Bersama pasangan yang benar-benar
menikmati membaca buku kamu akan terus merasa tertantang untuk menggali
pengetahuan baru. Dia tidak akan mudah memujimu saat kamu sudah tahu banyak.
Justru menantangmu untuk terus menambah pengetahuan.
17. Ingin Dapat Partner Diskusi
yang Sepadan? Kutu Buku-lah Jawabannya
Apakah selama ini kamu merasa tidak
bisa mendapatkan pasangan yang tingkat intelektualitasnya sepadan? Coba deh,
buka hatimu untuk dia yang gemar membaca. Diskusi serius sampai pembicaraan
kasual pasti akan dilahapnya tanpa kesulitan.
Ibarat mobil nih, otak penggemar
buku akan dengan mudah menyesuaikan gigi roda yang harus digunakan
dalam jalur yang sedang dilewati.
18. Dia Tidak Akan Tergantung Padamu
Hanya Karena Takut Kesepian
Pasanganmu yang menggemari buku
sudah cukup dewasa untuk bisa menyibukkan dirinya sendiri. Ditangannya selalu
ada buku yang bisa menemaninya dalam berbagai situasi. Saat sedang tidak bisa
kamu dampingi, dia akan santai-santai saja karena toh sepi selalu bisa diatasi
dengan buku disisi.
Kamu tidak lagi perlu repot
menyisihkan waktu hanya untuk menjaganya tidak sepi. Dia sudah terbiasa
mengkhidmati sepi seorang diri. Saat dia manja, itu berarti dia memang
benar-benar menginginkanmu. Bukan sekedar mencari teman untuk mengisi waktu
luang yang terasa kosong di hati.
19. Kalian Bisa Menikmati Keheningan
Berdua
Apa yang lebih menyenangkan dari
pasangan yang bisa diajak menikmati sepi secara bersisian? Kamu dan dia bisa
duduk berduaan, tenggelam dalam buku bacaan masing-masing yang menanti
dituntaskan. Tidak perlu repot mencari topik pembicaraan, sebab dalam diam
kalian justru saling menemukan.
20. Dia Setia Dan Memandangmu Lebih
Dari Sekedar Penampilan Semata
Lihat saja buku kesayangannya yang
sudah banyak digaris bawahi dan nampak kumal. Walaupun secara fisik sudah tidak
lagi menarik, dia tetap menyimpannya sebagai barang berharga kan? Bagi orang
yang menggemari buku, isi lebih penting daripada hanya sekedar sampul.
Begitupun saat memperlakukan
pasangan. Ketika kamu memang memenuhi kriterianya sebagai pendamping, maka apa
yang kamu tampakkan di depannya tidak lagi sepenting apa yang kamu miliki dalam
dirimu. Dia tidak akan mudah berpindah hati, hanya karena casing-mu
berubah.
Dia memandang dan menghargaimu lebih
dari sekedar penampilan luar semata.
Apakah kamu juga sepakat kalau dia
yang mencintai buku adalah pencinta yang baik?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar